Akhirnya mencoba menulis sesuatu lagi.
Beberapa hari ini otakku stuck dengan sebuah series Thailand. Aaahhh kenapa lagi aku ini. Gara-gara sebuah video short mampir di halaman youtube ku. Entah kenapa juga video itu muncul, dan benar saja, aku jadi mengikuti series itu dan….aku gak bisa move on dari ceritanya.
Gosh, lalu setelah tau series itu diadaptasi dari sebuah novel, lanjutlah aku searching tentang novelnya. Dan entah kenapa juga aku secara ajaib bisa menemukan postingan terjemahan Indonesianya di wattpad. Ah bukan secara ajaib juga sebenarnya, tapi memang niat searching dan ternyata novel itu ada 4 judul. Mencakup masing-masing karakter dari cerita tersebut. Series yang baru tamat tgl 25 januari kemarin itu baru menceritakan 2 dari 4 novel tersebut. Dan sudah dikonfirmasi bahwa 2 novel lainnya juga akan diproduksi jadi series season 2.
Oke, sebenarnya kenapa aku tidak menyebutkan judul drama Thailand yang kutonton ini. Yah you know lah, Thailand Negara yang seperti apa, unique and eccentric, so ga perlulah ya dirinci genre yang kutonton hahahahaha.
Pada dasarnya aku tertarik pada inti ceritanya. Yup pure love, cinta yang begitu besar hanya karena suatu hal yang mungkin bagi sebagian banyak orang sangat sederhana. Gosh…aku tau itu ga ada di dunia, kalo adapun kurasa hanya… entah satu banding sekian puluh juta kemungkinan.
Belum lagi saat aku liat video event nonton bersama episode terakhirnya. Dan benar…banyak hal yang sudah dilalui oleh para cast utama hingga sampai pada titik series ini begitu booming dan mendapat tempat tersendiri di hati para penontonnya disana. Aku tersentuh dan berpikir, tiap orang melewati masa perjuangannya masing-masing dalam hidup.
Orang yang kita lihat cakep, ganteng, karir bagus, kaya, menikmati hidup, banyak teman, dan sebagainya yang terlihat begitu indah diluar ternyata melalui peristiwa-peristiwa berat juga dalam hidupnya, merasakan juga rasa tidak percaya diri yang besar dan harus mengatasinya.
Lihatlah aku, tidak ada apa-apanya, tapi aku sudah mengeluh seakan dunia dibebankan di pundakku. Manusia macam apa aku ini ya hahahahaha. Lagi-lagi aku diingatkan untuk bersyukur. Aku masih bisa hidup dengan baik. Sangaaatttt baik. Betapa zolimnya aku jika tak menghargai hidupku ini. Iya memang aku pernah menjalani sesuatu yang sangat salah, tapi bukankah harusnya aku berusaha menjadi lebih baik dan tak berbuat salah yang sama lagi?
Beginilah ya aku, sesaat sadar sesaat kumat hahahahahaha.
Dan sekarang yang harus aku upayakan adalah bagaimana aku move on dari cerita novel dan series iniiiii….tidaaakkkkk….